" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > kerja di luar negeri , sama dengan bantu orang - orang kafir ? < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu ' alaikum , " , " pak ustadz , saya orang karyawati jilbab di usaha indonesia . usaha saya sering kerjasama dengan usaha asing . saya sering bantu karena alhamdulillah saya kuasa bahasa asing ( inggris ) . saya juga teman dengan " , " asing usaha dari luar negeri . sudah bulan ini saya sedang cari kerja lain karena suasana kerja yang kurang dukung walaupun mayoritas muslim . " , " yang jadi tanya , teman saya sebut tawar untuk kerja di kantor pusat di luar negeri , tepat di new zealand . dia minta saya bicara dengan suami karena kalau kami tuju kami boleh pergi sama dan suami juga akan kerja di sana . turut teman saya karyawati di sana juga ada yang jilbab seperti saya ketika dia tanya kena identitas saya yang orang muslimah . " , " suami saya tuju dengan timbang tidak terlalu lama mungkin kita di sana hanya 2 tahun saja , ada komunitas muslim di kota sebut dan 5 masjid sudah diri lengkap dengan kaji ke - islam , shalat jumat jamaah dan lain - lain . di samping itu kita belum karunia anak dan juga untuk tambah modal usaha ketika kembali ke indonesia pada sisi ekonomi . " , " yang jadi khawatir saya , apakah boleh kita bantu dalam kata lain kerja untuk orang non muslim karena mereka adalah musuh - musuh kita umat islam dan mereka tidak akan ridho pada muslim sampai kita ikut agama mereka ( qs 2 : 120 ) ? di sisi lain , dalam kerja saya lihat mereka lebih profesional dan disiplin yang ini bisa kita contoh untuk baik dan ini suasana kerja yang saya cari . seringkali saya lihat orang muslim sendiri tidak kerja disiplin . apakah boleh dengan alas sebut kita ajar pada usaha orang asing yang lebih profesional ? " , " mohon pak ustadz beri solusi dalam islam dan atas jawab saya ucap banyak terima kasih . " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " fri 30 june 2006 10 : 19  " , "  4 . 534 views  n " , " n " , " n " , " assalamu ' alaikum , " , " pak ustadz , saya orang karyawati jilbab di usaha indonesia . usaha saya sering kerjasama dengan usaha asing . saya sering bantu karena alhamdulillah saya kuasa bahasa asing ( inggris ) . saya juga teman dengan " , " asing usaha dari luar negeri . sudah bulan ini saya sedang cari kerja lain karena suasana kerja yang kurang dukung walaupun mayoritas muslim . " , " yang jadi tanya , teman saya sebut tawar untuk kerja di kantor pusat di luar negeri , tepat di new zealand . dia minta saya bicara dengan suami karena kalau kami tuju kami boleh pergi sama dan suami juga akan kerja di sana . turut teman saya karyawati di sana juga ada yang jilbab seperti saya ketika dia tanya kena identitas saya yang orang muslimah . " , " suami saya tuju dengan timbang tidak terlalu lama mungkin kita di sana hanya 2 tahun saja , ada komunitas muslim di kota sebut dan 5 masjid sudah diri lengkap dengan kaji ke - islam , shalat jumat jamaah dan lain - lain . di samping itu kita belum karunia anak dan juga untuk tambah modal usaha ketika kembali ke indonesia pada sisi ekonomi . " , " yang jadi khawatir saya , apakah boleh kita bantu dalam kata lain kerja untuk orang non muslim karena mereka adalah musuh - musuh kita umat islam dan mereka tidak akan ridho pada muslim sampai kita ikut agama mereka ( qs 2 : 120 ) ? di sisi lain , dalam kerja saya lihat mereka lebih profesional dan disiplin yang ini bisa kita contoh untuk baik dan ini suasana kerja yang saya cari . seringkali saya lihat orang muslim sendiri tidak kerja disiplin . apakah boleh dengan alas sebut kita ajar pada usaha orang asing yang lebih profesional ? " , " mohon pak ustadz beri solusi dalam islam dan atas jawab saya ucap banyak terima kasih . " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " , " n " , " assalamu ' alaikum warahmatullahi wabarakatuh , " , " tidak semua orang kafir itu musuh umat islam , hanya kafir harbi saja yang harus musuh . itu sifat tidak abadi , maksud tidak lama orang kafir harbi itu akan jadi kafir harbi . bila jadi damai dan " , " antara mereka dengan pimpin umat islam , maka status turun jadi " , " atau " , " . " , " di madinah pada masa rasulullah saw , jumlah kafir zimmi ini cukup banyak . dan tidak ada boikot apa dengan mereka , karena lama ini mereka tiap dengan janji yang telah pakat . yaitu piagam madinah . kecuali telah bukti curang mereka dan gugur piagam itu , maka maklumat perang kepada mereka dan jadi mereka kafir harbi . " , " lama masih dalam mu ' ahadah , hidup di madinah cukup tenang . bahkan dalam banyak hal , rasulullah saw libat dengan banyak akad dan transaksi dengan orang yahudi . demikian juga dengan para shahabat , mereka tetap muamalah dengan orang yahudi di madinah . " , " kalau pun kita tidak suka dengan sikap mereka , lalu cara asa yang sifat individu kita tidak mau bekerjasama atau kerja dengan mereka , tentu sikap itu rupa hak kita masing - masing . sama saja kasus bila anda tolak kerja dengan buah usaha di negeri sendiri , lantar bos kurang anda suka . " , " tetapi kita bisa buat buah fatwa begitu saja yang haram kerja dengan suatu usaha tentu hanya karena masalah yang sifat subjektif . " , " dalam pandang kami lama bukan kepada orang kafir harbi , kita masih benar untuk hubung bahkan muamalah dengan mereka . " , " timbang tinggal masalah berapa besar manfaat dan madharat yang bisa kita dapat dari muamalat dengan mereka . " , " barangkali di antara manfaat yang bisa anda dapat adalah gaji yang lebih besar . dan timbang ini tentu manusiawi sekali dan juga benar dalam syariah . banyak sekali para aktif dakwah dari negara arab yang kini tinggal di negara barat , di mana salah satu timbang mereka memang timbang ekonomi selain masalah peluang dakwah . " , " dan memang peluang dakwah ini pun bisa jadi faktor kuat juga . sebab negara - negara barat masuk juga new zealand miskin dan minim dakwah , padahal mereka juga hak untuk dapat . apalagi ingat sekarang ini sampai bisa buat mereka bondong - bondong masuk islam . pasca ledak bom wtc 11 september 2001 , paling tidak sudah ada 25 . 000 orang australia yang masuk islam . " , " tentu mereka butuh nara sumber dari kalang muslim , selain juga perlu tua langsung dengan orang - orang islam yang jadi teman mereka serta buat citra yang positif . semua ini kami anggap bagai bagi dari dakwah yang sangat urgen . " , " dakwah bukan hanya batas di negeri islam saja , tetapi justru di barat sekarang ini sangat butuh tenaga dakwah . " , " selain urus ekonomi dan dakwah , di beberapa negara barat juga ada manfaat lain yang bisa kita ambil , misal teknologi dan aplikasi , juga terap disiplin , bersih , tertib bahkan masuk " , " . " , " tetapi di balik beberapa manfaat , pasti juga ada madharat . misal dekadensi moral yang akut di negeri mereka , bebas seks , masuk resiko tular aids . rusa dalam bidang pikir juga sangat parah , baik lewat ideologi kapitalis , sosialis bahkan atheis . selain juga liberalis dan sekuler yang sarang di sana . " , " resiko lain masalah ketidaknyamanan anda sikap dengan " , " negatif oleh bangsa itu . akibat bijak pers yang sangat timpang . mungkin juga anda akan terima sindir , caci , sinisme , atau bahkan provokasi negatif dari bangsa itu . " , " semua manfaat dan madharat itu perlu anda timbang baik - baik . kalau manfaat rasa lebih besar , apa salah anda berangkat ke sana dengan suami . tapi kalau madharatnya jauh lebih besar , buat apa ke sana . tidak ada salah bila anda banyak cari informasi kepada teman - teman yang sudah pernah ke sana belum . atau kalau anda punya jalur tentu dengan para aktif dakwah di sana , tentu akan lebih lagi . sebab sejak awal anda akan masuk ke dalam baris aktif dakwah di sana . " , " wallahu a ' lam bishshawab , wassalamu ' alaikum warahmatullahi wabarakatuh , "
